DIARE
Kerap kali kita sering mendengar kata tersebut bukan.
Diare yaitu rasa ingin buang air besar secara terus menerus, dan biasanya fases
yang dikeluarkan cenderung encer seperti bubur. Diare bisa menyerang semua
kalangan dari bayi, balita, anak – anak, orang dewasa hingga lansia. Jika seseorang mengalami diare, biasanya
seseorang tersebut akan lemas tubuhnya dikarenakan kurangnya cairan di dalam
tubuh.
Nah,
Pertolongan pertama menghadapi diare adalah penderita harus meminum larutan
gula dan garam atau biasa disebut oralit. Oralit berfungsi mengganti cairan
dalam tubuh sehingga tubuh tidak loyo.
Penyebab
utama yang sering terjadi antara lain :
Ø Adanya suatu infeksi yang disebabkan oleh bakteri,
virus, dan amoeba
Ø Keracunan makanan
Terapi
obat yang sesuai untuk seseorang yang mengalami diare antara lain :
1.
Obat
Kemoterapeutik
Obat yang dapat membunuh
parasit dan kuman di dalam tubuh.
a)
Antibiotik :
Amoxicillin, Ampicillin, Kloramfenikol, Tiamfenicol dll.
b)
Anti Amuba :
Metronidazole ( Flagyl, Promuba)
2.
Obat Obstipasi
Biasa dikenal dengan
Sembelit.
1)
Penekan
Peristaltik.
Contoh : - Candu dan Alkoloidnya
-
Denuat Petidin
(Loperamid)
-
Anti
Kolinergik (Atropin, ekstrak belladone).
2)
Adstringen
Contoh : Asam Tanat,
Tanin, Garam – garam bismut dan Alumunium.
3)
Adsorben
Contoh : - Karbo Adsorben ( Norit, Bekarbon)
-
Kaolin (Kaopetat)
-
Attapulgit (new
diatab)
-
Kaolin + Pectin
(Guanistrep dan Neokaominal)
3.
Obat Spasmolitik
Contoh : Papaverin HCl,
(Spasminal dan Spasmal)
4.
Rehidrasi
Contoh : Oralit (Ramolid,
Pharolyte, Indoralyte dan Pedialyte)
Nah,
inilah beberapa macam obat mengatasi diare yang tak kunjung sembuh dan
bagaimana pertolongan pertama pada saat kita mengalami diare.
Semoga
informasi yang telah dijelaskan diatas bisa bermanfaat dan memberikan solusi
untuk memilih terapi pengobatan pada diare.
NB : Contoh obat yang berada di dalam kurung adalah Nama
dagang obat yang biasa di pasaran.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar